Next Post

Bertahun-tahun Berjibaku Melaui Jalan Rusak, Warga Sulangkit Kotabaru Menanti Harapan Indah Dari Perhatian Pemkab

Screenshot_20230315_202424_CapCut

KOTABARU, NEWSANTARA24.COM – Ditengah jor-joran anggaran negara untuk pembangunan infrastruktur, ternyata di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, masih ada dijumpai jalan penghubung antar Desa dan Kecamatan yang kondisinya rusak parah dan mengenaskan.

Ironi memprihatinkan terkait rusaknya fasilitas penujang perekonomian warga itu ada di jalan menuju Desa Sulangkit, Kecamatan Kelumpang Utara, Korabaru.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sudah bertahun-tahun warga masyarakat disana ketika beraktifias harus berjibaku dan bergelut melewati jalan yang rusak parah tersebut.

Namun, menurut penuturan Ketua Wakil Rakyat Kotabaru yang menduduki kursi kehormatan sebagai Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) , Syairi Mukhlis, kemungkinan ditahun ini ada anggaran puluhan milyar rupiah yang akan diglontorkan Pemerintah Daerah untuk pembangunan jalan tersebut.

“Kalau teknisnya ke Pu, sampai tidaknya ke Sulangkit. Karena 36 Milyar itu ruas jalan Tanjung Batu, Pudi, dan Sulangkit. Dan 30 Milyar ruas jalan Tanjung Semalantakan Sulangkit.” terang Mukhlis, kepada Media Lintas Kaliman melalui sambungan Whastaap. Rabu, 15 maret 2023.

Akan tetapi mengenai kapan perbaikan jalan mulai dikerjakan, dirinya mengaku tidak mengetahui. Karena, menurutnya yang bisa menjawab terkait hal tersebut ialah pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kotabaru.

“Kalau pelaksanaan tahun ini, sama yang bisa jawab Pu juga. Sampai saat ini belum dilelang, aku sudah sampaikan ke Bupati minta secepatnya proses lelang semua proyek jalan, biar cepat bisa dinikmati masyarakat.” imbuhnya,

Sementara itu, menurut Kepala Dinas PUPR Kotabaru melalui Kepala Bidang Bina marga, Agus Tri Prasetiawan, pembangunan jalan Sulangkit masih dalam proses ekspose perencanaan.

“Kami baru saja ekspose perencanaan, nanti kalau sudah matang baru kami lelang.” ujarnya,

Lantaran proses lelang hingga pelaksaan kegiatan biasanya membutuhkan waktu hingga 6 bulan, dirinya menambahkan, pada prinsipnya tidak ada niatan Pemerintah Daerah untuk menunda-nunda pekerjaan.

“Tidak bisa memaatikan juga saya. Tapi pada prinsipnya tidak ada niatan Pemda untuk menunda-nunda pekerjaan.” tandasnya. (Ar)

Achmad Indhofiq

Related posts

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

ban11

Recent News