Tuban, Newsantara24.com – Telah terjadi penganiayaan menggunakan senjata tajam yang di alami oleh anggota KPRH Tluwe BKPH Parengan Sudarman di dalam kawasan hutan turut Desa Tluwe Kecamatan Soko Kabupaten Tuban, Kamis (06/02/2025).
Berbekal informasi dari masyarakat Desa Tluwe, terkait adanya kejadian Pembacokan,kepada petugas perhutani kemudian awak media, adakan wawancara kepada warga sebut saja YT, kepada awak media YT mengatakan, “memang benar pak terkait adanya kabar pembacokan yang di duga di lakukan oleh IST kepada Petugas Perhutani yang bernama Sudarman” tuturnya.
ST menambahkan, “kejadian bermula saat Sudarman sedang melakukan giat patroli di lahan milik Perum Perhutani KPRH Tluwe BKPH Parengan dan bertemu dengan IST yang sedang menggarap tanah persil tersebut,dan korban Sudarman mengingatkan kepada terduga IST bahwa lahan Persil tersebut sudah tidak boleh di buat bercocok tanam lagi di karenakan mau di fungsikan lagi oleh pihak Perum Perhutani”, tambahnya.
Lanjut YT, “karena IST tak terima saat di tegur oleh Sudarman, sehingga terjadilah perdebatan sengit dan IST tersulut emosi dan menebaskan senjata tajam, kepada korban hingga mengenai Kepala dan tangan. Hingga tergeletak dan bersimbah darah, dan alhamdulilah Sudarman berhasil di selamatkan warga, dan sekarang sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Sosro Doro Jhatikusumo Kabupaten Bojonegoro, tutupnya.
Dan Alhamdulillah pak terduga pelaku pembacokan IST, sudah berhasil di ringkus oleh Anggota Jatanras polres Tuban”, pungkas YT kepada Awak Media.
Setelah Mendapat laporan adanya aksi pembacokan, jajaran Unit Jatanras Satreskrim Polres Tuban bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Tak lama berselang pelaku ditangkap saat bersembunyi di dalam rumahnya.
“Selain pelaku, kita juga mengamankan sebilah sabit yang digunakan untuk membacok korban,” terang Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Dimas Robin Alexander. Sedangkan korbannya, tambah Dimas Robin, saat ini masih dalam perawatan di rumah sakit Bojonegoro. (Red*)





