Tuban, newsantara24.com – Banjir menahun tenggelamkan tiga kecamatan yang dilintasi kali avur kuwu, hingga sampai ke telinga anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Komisi IV dan V yang melakukan peninjauan langsung ke lokasi di Desa Plumpang Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban siang tadi (05/07/25).
Anggota DPR-RI Komisi IV Eko Wahyudi, dan Komisi V Ali Mufti membuka acara tersebut bersama Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS BS) dan didampingi OPD terkait.Turut hadir perwakilan Direktorat Jendral Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian. Dalam acara tersebut masyarakat menyampaikan aspirasinya dan didengar langsung oleh pemangku kebijakan di pusat, dengan harapan solusi segera datang.
Dalam acara tersebut pasca dibuka dengan sambutan dari para pihak, masyarakat menyampaikan langsung keluhannya. Ridwan salah satu warga yang menyampaikan aspirasinya mengeluhkan proses normalisasi kali avur yang tidak maksimal. Menurutnya pembersihan sidimentasi, dan enceng gondok di wilayah sungai belum menyelesaikan masalah.
“Kalau hanya membersihkan enceng gondok, kami sudah melakukan sendiri, iuran secara mandiri, yang kami harapkan dalam proses normalisasi seluruh kawasan sungai yang terjadi penyempitan juga dikembalikan seperti sebelumnya,” ungkap Ridwan.
Ali Mufti setelah acara tersebut menyampaikan kehadirannya dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan kepada Eko Wahyudi dalam kolaborasi dengan adanya keluhan dari masyarakat ini bisa digunakan mendorong anggaran dari pusat supaya bisa dialokasikan ke daerah. Termasuk untuk pengembalian kondisi sungai Avur Kuwu yang mengalami penyempitan.
“Saya dipisuh-pisuhi (masyarakat menyampaikan keluhan keras) ini bisa membantu kami untuk kami sampaikan ke pusat,” ungkap pria yang juga menjadi Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur tersebut.
Eko Wahyudi saat ditemui setelahnya menyampaikan acara tersebut sebagai bentuk tanggung moral dan politik karena dia berasal dari Kecamatan Plumpang juga. Dia berharap permasalahan yang ada di kawasan tersebut bisa diselesaikan secara cepat.
“Kami ingin menyelesaikan permasalahan di sini dari hulu ke hilir,” ungkapnya.
Ke depan dia berjanji akan mengawal penyelesaian yang ada di Kali Avur Kuwu. Kehadirannya saat ini sebagai bentuk langkah untuk mengawal penyelesaian tersebut.
Sementara itu Kepala BBWS BS Gatut Bayuadjie menyampaikan pihaknya datang kesana digandeng oleh Ali Mufti dan Eko Wahyudi dalam mendukung swasembada pangan dengan menurunkan kerentanan banjir, melalui normalisasi Kali Avur Kuwu. Menurutnya permasalah yang ada di sana tidak hanya masalah sidimentasi, penyebab sidimentasi tersebut juga perlu segera di atasi.
“Akar masalahnya dari hulu, terdapat alih fungsi lahan,” ungkapnya. (Red*)






